Sidang Komisi Istilah (SKI) I: Pemenuhan Daya Ungkap Bahasa Indonesia dalam Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (Ipteks)

Bandung—Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyelesaikan Sidang Komisi Istilah (SKI) I yang dilaksanakan pada tanggal 24—27 Mei 2016 di Hotel Grandia, Bandung.

Acara itu dibuka oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Prof. Dr. Dadang Sunendar. Dalam SKI ini terdapat delapan komisi komisi yang bersidang. Lima komisi bidang ilmu dan tiga komisi penyelarasan istilah. Komisi bidang ilmi yakni bidang manajemen, kelautan, dan psikologi. Komisi bidang ilmu bertugas untuk menginventarisasi, mendefinisikan, dan memadankan istilah bidang ilmu terkait. Komisi Penyelarasan Istilah bersidang untuk membahas penyelarasan istilah dari berbagai bidang ilmu. Komisi Penyelarasan Istilah membahas tiga bidang ilmu, yakni teknologi informasi, ilmu dasar, serta manajemen, keuangan, dan perbankan.

Kegiatan ini bertujuan untuk  mengembangkan kosakata dan istilah di segala bidang ilmu untuk pemenuhan daya ungkap bahasa Indonesia dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks). Sidang Komisi Istilah dilaksanakan dua kali dalam setahun.
Tiap komisi terdiri atas pakar bidang ilmu dari berbagai instansi, perguruan tinggi di Indonesia, dan wartawan. Tiap komisi didampingi oleh narasumber bahasa dari Badan Bahasa yang bertugas untuk bekerja sama dengan pakar bidang ilmu dalam segi kebahasaan, yakni dalam menyelaraskan dan memadankan istilah sehingga menghasilkan padanan yang tidak hanya tepat, tetapi juga berterima di tengah masyarakat.
Salah satu rekomendasi yang  dihasilkan dari Sidang Komisi Istilah I tahun 2016 ini adalah usulan untuk memutakhirkan Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI). Sidang SKI I ini berhasil memadankan 2.374 istilah dan menyelaraskan 3.639 istilah.
Sidang Komisi Istilah berikutnya akan diadakan pada bulan Agustus dan direncanakan untuk menambah pakar dan bidang ilmu yang terlibat untuk menjawab kebutuhan terhadap kosakata dan istilah yang semakin meningkat. (vl)
Lampiran:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.